Espargaro: Membuntuti Rossi Adalah Kesalahan Besar


5785786980-0979806986

JEREZ (SDI) – Pol Espargaro mampu finis kelima pada balapan MotoGP Spanyol di sirkuit Jerez, Minggu (3/5). Selepas lomba Pembalap Monster Yamaha Tech 3 ini merasa kelelahan saat berusaha membuntuti Valentino Rossi selama tujuh lap pertama.

Mengawali balapan dari posisi keempat, Espargaro melakukan start bagus dan mampu menempati posisi ketiga. Ia sempat bertarung sengit dengan Rossi selama beberapa lap sebelum pada akhirnya terpaksa harus mengakui keunggulan pembalap Movistar Yamaha itu. Akibat arm pump, ia pun terkejar oleh Cal Crutchlow.

“Saya mencoba untuk membuntuti begitu keras tapi saya pikir itu kesalahan besar saya di balapan ini. Saya terpaksa membiarkan dia melarikan diri. Saya tahu dalam sesi latihan kami bisa membuat beberapa ritme yang sama seperti mereka. Namun di balapan ini mereka lebih kencang!” ujar Espargaro dikutip dari laman crash.net

“Saya berusaha mengikuti mereka beberapa lap. Pertama Jorge dan Marc dan setelah itu Valentino. Setelah lenganku serasa terpompa. Saya pikir itu adalah kesalahan besar saya. Saya mencoba bersantai tetapi terasa makin besar dan itu sangat sulit untuk rileks lagi jadi saya pikir itu adalah kesalahan saya.”

“Ketika Valentino menyalip saya, aku memutuskan untuk banyak menekan di awal balapan. Lap tujuh-delapan saya sudah lelah dengan kondisi lengan saya. Anda bisa bayangkan saya melahap banyak lap, lebih dari dua puluh dengan lengan saya dalam kondisi tidak baik ini. Balapan ini sulit untuk masalah ini. Kami akan melihat di Le Mans jika itu akan terus berlanjut.”

Espargaro menyebut ada dua area di sirkuit Jerez yang membuatnya merasa kelelahan karena masalah itu. Ia menjelaskan “Saya lelah di dua bagian, di dua tikungan terakhir. Masalah saya adalah di lengan kanan dan itu panjang, tikunga yang tepat di mana Anda memainkan pedal gas dengan tubuh banyak ketengangan. Setelah Anda melalui tikungan terakhir, Anda harus mengerem besar. Ini membuat saya merasakan arm pump dan pada akhirnya itu bahkan lebih buruk. Itu sangat sulit untuk membalap, jadi sulit untuk mengerem. Saya memutuskan untuk mempertahankan tempat kelima, itu lebih baik daripada kecelakaan.”

Espargaro disalip Rossi pada lap tujuh dan dari sana ia harus bertahan dari tekanan Andrea Iannone untuk mengamankan posisi kelima, dan ia pun berhasil. Ini merupakan hasil terbaiknya sejak GP Indianapolis pada 2014. Kini ia pun merasa lega setelah awal yang sulit untuk tahun ini.

“Kami datang ke sini dengan ekspektasi yang tidak terlalu besar. Tahun lalu kami sangat kesulitan di trek ini dengan masalah grip. Saya agak khawatir. Untuk datang ke sini lagi dan memiliki beberapa masalah tapi kami langsung cepat dengan banyak perasaan dan grip. Itu cukup aneh sejujurnya. Kami senang karena di trek yang sulit bagi kami ini, kami meraih hasil yang baik.”

“Sekarang kami meninggalkan trek yang kami memiliki hasil yang baik tahun lalu. Kami senang dengan hal ini. Musim ini sudah dimulai tiga balapan yang lalu tapi momen terbaik saya start sekarang, jadi kami harus mengambil keuntungan dari hal tersebut.” Tuntas Espargaro. [[cn/sdi – follow @sneijdera21]]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s