‘Ana Carrasco-Maria Herrera, Sosok Kartini di Arena Balap Grand Prix’


ana carrasco dan mari herrera munoz

SDI – Merayakan Hari Kartini hari ini (21/4), tidak ada salahnya bila kita mengenal lebih jauh dua pembalap wanita yang bersaing di arena balap Grand Prix, di kelas Moto3, yakni Ana Carrasco dan Maria Herrera Munoz. Meski bukan berasal dari Indonesia, semangat perjuangan mereka berdua layak diacungi jempol dan bisa dijadikan inspirasi oleh para fans balap, khususnya penggemar balap wanita.

Kedua pembalap Cantik asal Spanyol yang masih belia itu memang menjadi pembicaraan hangat di paddock Grand Prix selama tiga tahun terakhir. Saat ini Carrasco sedang menjalani musim ketiganya di Moto3, sementara Herrera baru menjalani musim penuh sebagai debutan di kelas yang sama.

Seperti apakah profil dan perjuangan Carrasco dan Herrera di Kejuaraan Dunia Moto3 ini? Berikut ulasan singkat sebagaimana diwartakan laman bola.net, Mari kita simak….

1. Awal Karir Ana Carrasco
Ana Carrasco yang lahir di Murcia pada 10 Maret 1997 silam, mulai mengenal balap motor sejak usia tiga tahun, dan pada usia enam tahun ia mulai turun di kejuaraan-kejuaraan resmi. Meski masih sangat muda, ia mengoleksi banyak kemenangan dan turun di beberapa kejuaraan sekaligus sejak 2005.

Tahun 2009 merupakan tahun sukses baginya, yakni setelah ia merebut gelar juara Extremena 125cc, Murcia 125cc dan Copa de Espana 2T. Pada tahun 2011, ia menjadi pebalap pertama yang meraih poin di Kejuaraan Nasional Spanyol (CEV) 125.

2. Debut Ana Carrasco di Kejuaraan Dunia
Pada tahun 2013, Carrasco yang identik dengan nomor balap 22 ini menjalani debut di kejuaraan dunia Moto3 bersama Team Calvo, bertandem dengan sang juara dunia, Maverick Vinales. Prestasi terbaiknya adalah finis kedelapan di Moto3 Valencia, Spanyol pada tahun yang sama.

Berkat beberapa performanya yang kuat dan kompetitif, terutama di sesi kualifikasi, ia digaet oleh tim RW Racing GP pada tahun 2014. Pada tahun 2015, ia pun bertandem dengan Niklas Ajo dan Gabriel Rodrigo di RBA Racing, yang juga dimentori oleh pebalap Suzuki Ecstar MotoGP, Aleix Espargaro.

3. Awal Karir Maria Herrera Munoz
Maria Herrera lahir di Oropesa, Toledo pada 26 Agustus 1996. Ia merupakan pembalap wanita pertama yang mampu memenangkan balapan di Kejuaraan Nasional Spanyol (CEV) Moto3. Ia juga dikenal dimentori oleh rider MotoGP yang kini membela Aprilia Racing Team Gresini, Alvaro Bautista.

Berkat prestasinya yang gemilang, ia mendapat kesempatan mencicipi kerasnya persaingan kejuaraan dunia Moto3 pada tahun 2013 di Aragon, Spanyol melalui fasilitas wildcard bersama Estrella Galicia 0.0. Sayang, ia tak meraih poin karena hanya finis ke-29 setelah start dari posisi ke-31 bersama motor KTM.

4. Debut Penuh Maria Herrera Munoz di Kejuaraan Dunia
Menurunnya prestasi di Aragon tak membuat Estrella Galicia 0.0 meragukan potensi Maria Herrera. Mereka pun memberikan tiga fasilitas wildcard tambahan di Jerez, Catalunya dan Valencia pada tahun 2014, kali ini di atas motor Honda, bertandem dengan Alex Marquez dan Alex Rins.

Meski di ketiga seri itu Herrera gagal meraih poin, tim Husqvarna Factory Laglisse sama sekali tak meragukan kemampuannya. Dengan prestasi gemilang di CEV Moto3, tim ini memberinya kontrak semusim penuh tahun ini, bertandem dengan sepupu Maverick Vinales, Isaac Vinales. [[©bn/sdi – Follow @sneijdera21]]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s