Honda Tanggapi Soal Kasus Stoner Sempat Tertarik Gantikan Pedrosa


674763737373

TEXAS (SDI) — Wakil Presiden Eksekutif HRC Shuhei Nakamoto dan Manajer Tim Repsol Honda Livio Suppo duduk bersama dengan sejumlah awak media MotoGP pada hari Jumat (10/4/2015) di sirkuit Austin, Texas, Amerika Serikat.

Tak mengherankan, pertanyaan pertama adalah tentang ketertarikan Casey Stoner untuk menggantikan Dani Pedrosa yang masih cedera di GP Austin pekan ini, tapi pihak HRC enggan memutuskan keinginan mantan juara dunia MotoGP dua kali itu.

“Honda mendekati Casey. Casey ingin membantu Dani dan tim. Sejujurnya saya sedikit terkejut, tapi aku sangat bahagia mendengar jenis permintaan dari Casey. Kemudian di Jepang sendiri, Kokubu [Direktur Teknologi] dan Yokoyama [Direktur Teknis] bertemu untuk membahas tentang hal ini.” Ujar Nakamoto sebagaimana diwartakan laman crash.

“Bagi HRC Casey sangat penting. Dia adalah seorang VIP. Bagi kami, jika Casey balapan lagi di MotoGP setidaknya dia sudah berjuang untuk podium. Ini adalah target kami. Casey sendiri sudah tidak diragukan lagi ia sangat, sangat cepat! Tapi sepanjang Casey membutuhkan set-up mesin yang baik. Untuk ini kami tak yakin.”

“Karena kepala kru, Christian [Gabbarini] bekerja dengan Jack Miller sekarang, jadi kami tidak bisa memintanya untuk bergabung dengan Casey lagi. Ramon [Aurin, kepala kru Pedrosa] merupakan seorang teknisi yang baik tetapi tidak pernah bekerja bersama Casey. Bahkan orang Christian terkadang kesulitan menemukan setup yang benar-benar untuk Casey. Itu berarti pendatang baru adalah tanda tanya besar bagi kami, untuk menemukan set-up yang baik atau tidak.”

“Sekali lagi prioritas kami adalah saya tidak ingin melihat Casey berjuang untuk posisi kelima atau keenam. Prioritas kami adalah Casey harus berjuang setidaknya untuk podium. Aku tidak bisa menemukan keyakinan di pihak kami, di sisi teknis, (ntuk melakukan ini).”

“Bagi saya Casey adalah seperti seorang anak. Jadi [keputusan] ini adalah sangat sulit. Saya mengerti Casey kecewa karena aku kerap bertanya Casey ‘silakan comeback, silakan lakukan wildcard’.”

“Jika kami punya waktu, setidaknya satu tes sebelum ia datang ke perlombaan, kami akan mengatakan ya. Tapi kami tidak punya waktu untuk melakukan tes yang tepat.”

“Banyak dari para fans, termasuk saya sendiri ingin melihat Casey bertarung lagi, tapi bagi saya prioritas bagi Casey adalah untuk bertarung meraih podium.”

Stoner telah ambil bagian dalam satu tes Honda MotoGP tahun ini, di Sepang pada bulan Januari, dalam perannya sebagai test rider HRC. Namun Nakamoto menjelaskan itu tidak termasuk bekerja untuk menemukan set-up.

“Tes Sepang adalah untuk mengetes bagian-bagian, tidak untuk mencoba set-up mesin. Sebelum tes Sepang 1 kami uji coba dengan Casey. Waktu putaran itu cukup baik. Sekitar 1.5 detik lebih lambat daripada catatan waktu Casey. Kecepatannya baik karena trek kotor dan tanpa teknisi. Hanya teknisi HRC untuk mengumpulkan data.”

“Ini berarti Casey menunjukkan dia sangat cepat, tapi untuk memangkas 1.5 detik Anda perlu setup mesin yang bagus.”
Dan Apa yang Casey katakan ketika Anda mengatakan keputusan Anda untuk COTA?

“Ia menulis tweets!” Menyindir Suppo.

Setelah menolak tawaran Stoner, test rider HRC Hiroshi Aoyama ditunjuk untuk membalap bersama juara bertahan Marc Marquez untuk dua event, sembari menunggu Pedrosa pulih dari operasi cedera arm pump. — [[cn/sdi — Follow @sneijdera21]]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s