Valentino Rossi: “VR46 Riders Academy Membuatku Lebih Muda!”


545445252

SDI – Valentino Rossi yakin bahwa VR46 Riders Academy yang didirikannya memberikan aura positif bagi dirinya. Pembalap Movistar Yamaha MotoGP yang telah berusia 35 tahun ini merasa lebih muda ketika bekerja bareng para pembalap muda didikannya.

Juara Dunia sembilan kali itu juga terkadang menguji ide-ide baru pada para pembalap muda didikannya ketika berlatih bersama di Moto Ranch miliknya. “Bagi saya itu sangat bagus,” kata Rossi tentang VR46 Riders Academy dengan membentuk tim Moto3 baru di awal musim 2014 dikutip dari laman Crash.

“Ini juga membantu saya karena bekerja dengan pembalap muda membuat saya lebih muda. Hal ini sangat, sangat lucu. Kami banyak berbagi saat berlatih bersama. Terus terang, kami menguji beberapa hal pada mereka sebelum saya mencobanya! Saya pikir itu sangat baik juga untuk saya.” Tambahnya.

Romano Fenati dan Francesco Bagnaia merupakan deut pembalap tim VR46 Moto3 musim 2014. Anggota lain dari VR46 Riders Academy adalah Franco Morbidelli (Moto2), Niccolo Antonelli (Moto3), Andrea Migno (Moto3), Nicolò Bulega (CEV) dan Luca Marini (CEV) yang merupakan sudara tiri Rossi.

Migno akan membalap untuk Sky Racing Team VR46 di Moto3 tahun depan, dengan menggantikan Bagnaia yang pindah ke tim baru Aspar Mahindra. Sementara itu, Morbidelli akan tetap bersama tim Italtrans, sedangkan Antonelli hengkang dari Gresini KTM ke Ongetta Honda.

Pada musim ini, Antonelli kerap melakukan kesalahan dalam balapan, meskipun ia mampu lima kali start dari baris depan, termasuk Pole perdana dalam lomba terakhir di Valencia yang menegaskan kecepatannya masih mentah. “Dengan Nico kami mencoba dari awal musim untuk berkonsentrasi pada kesalahan dan berusaha memeriksa semua detail kecil demi meningkatkan kinerjanya,” ujar Rossi.

“Nico sangat, sangat cepat di kualifikasi, tapi kini ia juga berusaha bekerja keras untuk balapan dan di perlombaan terakhir ia membuat langkah yang bagus. Di Sepang ia finis ketujuh, tetapi hanya tertinggal 1,8 dari pemenang. Itu adalah balapan yang terbaik. ”

Sementara itu, apa yang Rossi dan Yamaha harus kerjakan, untuk mengalahkan Bintang Repsol Honda sekaligus Juara Dunia MotoGP Marc Marquez pada tahun 2015?

“Saya pikir bahwa pertama-tama dengan tim saya, dengan Silvano (Galbusera, kepala kru), dengan satu tahun pengalaman lebih dari MotoGP dan terutama satu tahun bekerja sama, kami dapat memperbaiki cara kita untuk bekerja. Dan kami bisa memiliki data yang baik untuk setup untuk tahun depan,” Ujar Rossi yang memenangi dua balapan untuk finis runner up pada musim 2014.

“Tentang saya, di tikungan Marc menggunakan motor dalam cara yang sangat berbeda dan mampu memasuki tikungan lebih cepat. Selain itu motornya – karena kami sangat cepat, motor ini begitu kuat, begitu kompetitif dan kami bisa banyak akselerasi. Tapi kami sedikit sangat kesulitan dengan ban yang drop. Kami sedikit kalah saat menikung dan dibandingkan dengan Honda, ini adalah area yang harus kami perbaiki.” tambah peraih tujug gelar juara dunia MotoGP ini.

Pembalap anyar tim Suzuki MotoGP, Aleix Espargaro juga akan memiliki tim di Moto3 pada musim depan, dengan skuad Boe41 RBA nya yang melangkah naik dari kejuaraan CEV Spanyol. [[cn/sdi – follow @sneijdera21]]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s