Hayden Penasaran Power RC213V-RS di Kondisi Kering


76768758

VALENCIA (SDI) – Hanya 11 pembalap berada di trek dalam kondisi basah pada hari kedua tes MotoGP di Valencia, Selasa (11/11/2014). Dua pembalap Drive M7 Aspat Team belum berani keluar dari garasi sampai pukul 13:00 waktu setempat.

Nicky Hayden memulai tes hari kedua pada motor 2014 dan ia menunggu sampai sesi jam terakhir sebelum mencoba motor kelas Open baru pabrikan Honda, RC213V-RS. Pembalap berpengalaman Amerika itu terkejut dengan power mesin yang baru dan dia berharap kondisi cuaca bersahabat pada hari ketiga uji coba agar ia bisa merasakan potensi power penuh dalam kondisi kering.

“Dengan kondisi basah kami tidak dapat mengetes segala sesuatu yang kami inginkan. Kami memiliki beberapa anggota baru dalam staf teknis sehingga kami mengambil kesempatan ini untuk mengenal satu sama lain. Kami tidak naik dalam kondisi basah sepanjang musim jadi kami melakukan bagian pertama dari sesi pada motor lama. Kami membuat beberapa penyesuaian yang bekerja dengan baik dan kemudian pada akhirnya kami memiliki kesempatan untuk mengendarai motor baru.” Ujar Hayden.

“Mengendarai motor baru di kondisi basah bukanlah hal terbaik di dunia tapi setidaknya kami bisa dapat merasakan itu selama beberapa lap. Motor ini punya banyak power, jadi saya berharap kami mendapatkan kesempatan besok untuk mencobanya dalam kondisi normal.”

“Tampaknya sedikit kaku, sedikit lebih berat, namun perbedaan terbesar dibandingkan dengan motor lama tentunya power. Jika cuaca bersahabat, pada hari Rabu kami bisa berkonsentrasi pada setup motor baru dan dapat merasakan yang sebenarnya. Sasis, mesin … ada banyak hal-hal baru untuk disesuaikan dengan gaya membalap saya, jadi semoga kami mendapatkan kesempatan besok.”

Sementara rekan setim baru Hayden di Drive M7 Aspar, Eugene Laverty mengambil kesempatan untuk beradaptasi pada motor barunya di kondisi basah. Pembalap Irlandia itu mengekspresikan keterkejutannya atas kinerja ban belakang tapi memperingatkan bahwa ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan pada elektronik.

“Trek ini cukup licin dan di awal saya merasa sulit untuk mendapatkan perasaan karena saya tidak bisa menjaga kondisi panas dalam ban dan motor banyak mengalami slide. Untungnya setelah beberapa lap pertama aku bisa mengatasi motornya. Ban memungkinkan untuk menikung tajam dibandingkan saya sudah terbiasa di Superbikes.” Ujar Laverty.

“Kami masih memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan dengan elektronik untuk lebih memahami motor tapi pada saat ini perasaan saya di bagian belakang saat memasuki tikungan benar-benar baik. Kami juga harus bekerja pada pengiriman power dan engine braking.” Tuntasnya. – [[mgp/sdi – follow @sneijdera21]]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s