Marquez Bersaudara: ‘Gaya Berbeda, Mentalitas Serupa’


93-marc-marquez-with-12-alex-marquez

SDI – Keluarga Marquez bisa merayakan dua gelar juara dunia pada tahun 2014, dengan Marc sudah dinobatkan sebagai pemenang dua kali gelar juara MotoGP dan sang adik Alex memiliki kesempatan pertamanya untuk meraih gelar juara Moto3 pada balapan di sirkuit Sepang, Malaysia, akhir pekan ini.

Dengan dua seri tersisa, kini Alex memimpin klasemen dengan unggul 20 poin atas Jack Miller. Pada balapan akhir pekan ini di Sepang, pembalap Estrella Galicia 0,0 itu harus menambah keunggulan menjadi 26 poin untuk menjadi juara dunia sebelum musim berakhir dari rivalnya itu.

“Kami memiliki gaya membalap yang berbeda,” kata Marc tentang saudaranya yang berusia 18 tahun. “Dia jauh lebih teliti dibanding saya. Selalu mempertahankan garis yang sama, motor tidak pernah bergerak, sangat mulus. Saya benar-benar sebaliknya. Motornya selalu bergerak, tak pernah di line yang sama, melebar saat menikung.”

“Tapi pada akhirnya saya pikir mentalitas sama. Selalu mencoba untuk menang, selalu berusaha tampil 100 persen. Kami akan melihat ketika ia pindah ke Moto2 tahun depan, mungkin ia akan mengubah gaya membalap. Karena di kelas 125 saya selalu benar-benar mulus, tapi gaya membalap saya berubah di Moto2 agar lebih agresif.” Lanjut Marc.

Apa nasihat yang akan Marc berikan untuk Alex dalam menghadapi balapan di Sepang akhir pekan ini? “Di Moto3, sarannya yaitu Anda harus melakukan hal yang sama,” jawab Marc. “Sangat mudah untuk dikatakan, tapi Anda harus mendorong seperti itu di setiap balapan karena akan menjadi masalah jika Anda bersantai atau mencoba untuk menghitung Anda akan finis kelima, keenam atau ketujuh. Ada begitu banyak pembalap berjuang demi kemenangan dan Anda harus agresif dan terus mendorong.”

“Hal yang sempurna (bagi Alex) akan finis di depan Miller, tapi jika Miller finis di depannya itu bukan akhir dari dunia ini. Keuntungan yang dia (Alex) miliki adalah bahwa Miller tak boleh membuat kesalahan apapun dan saudara saya ini memiliki keunggulan 20 poin. Jadi dia bisa membuat beberapa kesalahan, atau jika untuk beberapa alasan dia tidak merasa begitu baik dalam perlombaan dan finis di balik itu bukan masalah. Jadi dalam hal ini Miller memiliki tekanan untuk finis di depan, atau memenangkan perlombaan. Jika dia (Miller) ingin memenangkan gelar juara, ia harus memenangkan balapan.” beber Marc.

Selain Alex Marquez, pembalap lain yang memiliki kesempatan untuk meraih gelar juara dunia pertamanya pada hari Minggu nanti adalah Esteve Rabat. Saat ini dia memimpin klasemen dengan keunggulan 41 poin dari pesaing terdekatnya Mika Kallio di kelas Moto2.

Rabat sendiri merupakan teman dekat Marquez bersaudara, dan kerap berlatih bersama mereka secara rutin. Mengenai pembalap Marc VDS Racing itu, Marc Marquez mengatakan, “Tito adalah Mr Konsisten. Dia luar biasa dalam sesi latiham. Dia mungkin melakukan 25 lap berturut-turut. Saya selalu mengatakan kepadanya, ‘Anda akan lelah sebelum balapan pada hari Minggu!”

“Tapi itu adalah gayanya dan dia melakukannya dengan sangat baik, dia selalu melahap banyak lap dan berhasil sangat baik pada saat memasuki tikungan dengan melakukan hal yang spesial. Dia bekerja sangat keras di sirkuit Almeria dan sekarang Anda dapat melihat bahwa ia memiliki perasaan khusus dengan motornya.” Tuntas Marc. [[source: crash.net – follow @sneijdera21]]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s