Stefan Bradl Akui Bersalah, Aleix Espargaro Malah Marah


675674764

PHILLIP ISLAND (SDI) – Pembalap Forward Racing, Aleix Espargaro menjadi korban tak berdaya dari kesalahan yang dilakukan Stefan Bradl dalam tahap penutupan balapan MotoGP Australia di sirkuit Phillip Island, Minggu (19/10/2014).

Saat lomba tersisa tujuh lap lagi, Bradl mengalami kecelakaan setelah kehilangan kendali motornya di hairpin, ketika mencoba menyalip Andrea Dovizioso. Sayangnya, motor pembalap Jerman itu menghantam bagian belakang roda Espargaro, dan keduanya pun gagal finis.

Meski Bradl mengakui kesalahannya dan sudah meminta maaf, Espargaro malah benar-benar marah karena akibat insiden itu ia kehilangan kesempatan untuk memperlebar jarak keunggulan poin atas adik nya Pol di klasemen.

“Perlombaan sudah bagus bagi saya karena startnya kurang baik, tapi saya meningkatkan kecepatan saya dan menyalip banyak pembalap, enam atau tujuh dari mereka, dan ke P4 dan menjaga kecepatan yang baik,” kata Espargaro dilansir laman Crash.

“Saya melihat bahwa Lorenzo mengalami masalah dengan ban depan, jadi saya pikir saya bisa bertarung dengan dia dan bertarung demi podium tapi saya membuat kesalahan dan Pol sudah berada depanku dan kemudian Stefan menyenggol saya.” Lanjutnya.

Espargaro, yang musim depan gabung ke Suzuki, menambahkan: “Ini adalah kedua kalinya itu terjadi, setelah Indy, dan ini sangat mengecewakan karena kami berjuang untuk posisi keenam di klasemen. Ini tidak mudah dengan motor Open dan sekarang kami kehilangan satu mesin dan saya benar-benar marah, namun kami akan berusaha berusaha keras lagi di Malaysia.”

Ketika ditanya tentang insiden itu, Bradl langsung mengakui bahwa ia bersalah dan pantas diberi hukuman penalti poin oleh Race Direction. Ia mengatakan, “Saya mencoba late brake untuk melewati satu pembalap dan sayangnya saya sedikit kehilangan racing line dan saya harus membuka rem lagi dan aku menghampiri Aleix,”

“Saya sangat menyesal untuk itu karena saya tahu bahwa saya cukup beruntung tidak terlibat kecelakaan Iannone, itu persis sama, jadi saya benar-benar minta maaf. Saya punya poin penalti dari Race Direction dan itu benar-benar bisa dimengerti.” Lanjutnya.

Kemudian Bradl juga mengirim pesan SMS kepada Espargaro untuk meminta maaf meskipun mereka harus menunggu sampai Sepang agar semuanya jelas. “Aku benar-benar marah, tapi dia mengirimkan pesan teks dan dia benar-benar minta maaf karena ia tahu bahwa itu adalah kesalahannya, tapi saya mengatakan kepadanya bahwa ini adalah balapan dan kami akan bicara di Malaysia,” kata Espargaro.

“Tidak ada yang berubah jika dia tahu bahwa itu adalah kesalahannya, saya tidak memiliki poin di sini dan tidak ada poin di Malaysia. Saya bertarung dengan saudara saya untuk posisi keenam dalam kejuaraan sehingga itu sulit.”

“Kinerja motornya sudah baik karena di trek ini power bukanlah hal terpenting karena Anda tidak pernah bisa menghentikan motor. Saya tidak merasa kurangnya power dan saya tahu bahwa kami akan sangat kesulitan di Malaysia dengan dua trek lurus panjang.” Tuntas Espargaro. [[cn/sdi – follow @sneijdera21]]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s