Tetap Tenang dan Bersabar, Marquez Senang Menang di Motegi


Screenshot_40

MOTEGI (SDI) – Alex Marquez sukses meraih kemenangan pada balapan Moto3 di sirkuit Twin Ring Motegi, Minggu (12/10/2014). Kunci keberhasilan bintang Estrella Galicia 0,0 itu dalam memenangi Grand Prix Jepang adalah kesabaran dan ketenangan selama perlombaan.

Start dari posisi ketujuh, Marquez harus berusaha keras untuk meraih kemenangan di Motegi. Dengan semangat dan kecerdikannya, dia mampu bersaing sengit dalam pertarungan lap terakhir dengan Jack Miller dan Danny Kent.

Pada lap terakhir yang mendebarkan, Marquez sangat cerdik karena ia mampu memanfaatkan kondisi trek dengan menggunakan jalur sendiri pada pengereman keras di tikungan sebelum terowongan. Miller dan Kent akhirnya melebar, sedangkan Marquez tak menemui hambatan untuk memenangi balapan.

Dengan tiga seri tersisa, Marquez kini masih memuncaki klasemen Moto3 dengan 231 poin, unggul 11 poin dari peringkat kedua Miller.

“Pendekatan kami selama akhir pekan ini sulit, karena kami tidak pernah benar-benar menemukan jalan, tapi di sesi kualifikasi dan terutama sesi warm up, kami membuat kemajuan. Saya merasa sangat nyaman di motor dalam perlombaan.” Ujar Marquez.

“Saya tahu itu akan sulit dan saya start dengan baik, membuat start terbaik saya tahun ini. Sejak saat itu saya berusaha tetap fokus. Ketika saya berada di belakang Miller dan Kent saya memiliki sedikit lebih dari mereka, tapi ketika saya melewati mereka, mereka menyalip saya di tikungan berikutnya.” Lanjutnya.

Marquez menambahkan, “Saya berada di belakang mereka dan tetap tenang, dan ketika saya melihat bahwa mereka akan melebar saya menjaga racing line saya saat pengereman. Saya sangat senang bisa menang lagi di sini. Saya harus berterima kasih kepada Honda karena kami memiliki motor yang sangat cepat.”
Sementara Alex Rins sempat keluar lintasan di awal lomba dan harus berjuang kembali dari posisi 21. Pada akhirnya ia mampu finis kesepuluh, dan kini ia tertinggal 18 poin atas rekan setimnya Marquez di klasemen.

“Ini adalah balapan yang cukup sulit, karena pada tikungan pertama kami kehilangan semua kesempatan untuk menang. Pembalap lain menyenggol saya dan membuat saya keluar trek. Saya berusaha comeback dan memulihkan posisi, sampai saya mencapai kelompok kedua.” Ujar Rins.

“Tapi dari sana itu sangat sulit untuk melarikan diri, karena setiap kali saya di depan dan kami memangkas gap untuk pembalap di depan kami, pembalap lain mulai mendapatkan di jalan. Mereka terlambat mengerem dan keluar tikungan sangat cepat, tapi tidak memiliki cukup kecepatan dan itu tidak mungkin untuk memperjuangkan posisi yang lebih tinggi.” Tuntasnya. [[vrm/sdi – follow @sneijdera21]]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s