Aleix Espargaro Bangga Naik Podium di Aragon


111234455ttt

SDI – Aleix Espargaro menjadi pembalap Open pertama yang berhasil meraih podium pada musim 2014 setelah mampu finis kedua di balapan MotoGP Aragon, Minggu (28/9). Bintang NGM Forward Racing ini pun merasa sangat bangga bisa naik podium di seri kandangnya.

Espargaro harus bersusah payah untuk naik podium. Pembalap Spanyol itu sempat tersenggol Bradley Smith di tikungan 3 pada lap pembuka, dan membuat dia melebar serta posisinya melorot. Pada Lap berikutnya ia mampu merangkak ke posisi lima dan bertarung dengan saudaranya, Pol Espargaro.

Ketika hujan turun pada pertengahan lomba, Espargaro melakukan perjudian dengan menjadi pembalap pertama yang memasuki pit dan mengganti motor. Keputusan ini terbukti manjur, karena ia berada di posisi kedua karena pembalap lain mengganti motor mereka di lap berikutnya.

Jorge Lorenzo memimpin balapan setelah Dani Pedrosa dan Marc Marquez terjatuh. Dengan lap tersisa, Espargaro tak mungkin mengejar Lorenzo karena tertinggal sepuluh detik, dan ia pun berusaha mempertahankan posisinya dari kejaran pembalap di belakangnya, Cal Crutchlow.

Pada putaran akhir, Espargaro terlibat pertarungan sengit dengan Crutchlow untuk perebutan posisi kedua, dan kedua pembalap tersebut sempat bersenggolan sebelum pada akhirnya Espargaro berhasil mengamankan podium kedua dengan keunggulan tipis dari Crutcthlow, lebih cepat 0.016 detik.

“Saya sangat bangga dengan perlombaan ini, itu tidak mudah!” tutur Espargaro selepas lomba kepada situs resmi MotoGP. “Kami mengubah motor dan tidak mengujinya di sesi Warm Up. Saya tersenggol oleh Smith di tikungan 3 dan saya melewati garis terakhir.”

“Saya harus bernapas dan menyalip banyak pembalap, saya bangkit untuk meraih posisi keenam tapi kemudian hujan datang dan kami semakin lebih lambat dan lebih lambat. Hujan tak pernah benar-benar berhenti dan trek lebih basah. Saya mengganti motor satu lap sebelum pembalap lain dan inilah kuncinya.” Beber Espargaro.

Espargaro merasa sangat senang bisa mengalahkan Crutchlow di lap terakhir. Ia mengatakan, “Itu aneh karena saya punya masalah dengan visor saya, jadi saya tidak bisa melihat apapun dan saya fokus begitu keras. Saya mendengar mesin Cal, jadi saya pikir ‘oh tidak’ dan membuka gas untuk menghentikannya.”

“Dia tidak bisa mengubah gigi sepertinya kami tersenggol sehingga kami mendapat sedikit keberuntungan karena Ducati memiliki begitu banyak power. Pada lap terakhir adalah lima lap terpanjang dalam hidupku. Ini bagus untuk tim dan terima kasih kepada mereka serta keluarga saya,” tutup Espragaro.

Kini Espargaro berada di posisi keenam pada klasemen pembalap dengan 112 poin, tertinggal 30 poin dari peringkat kelima Andrea Dovizioso. [[mgp/sdi – follow @sneijdera21]]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s